Menteri Agraria Sebut Reklamasi Jakarta Jadi Tak Kondusif Karena Jelang Pilkada

bd4c4875-1818-4fc2-9a13-dd70ff621cc3_169Surabaya - Persoalan reklamasi di Jakarta sebenarnya bisa diselesaikan dengan duduk bersama. Persoalan ini heboh karena mencuat menjelang Pilkada DKI sehingga semua pihak kurang bisa berpikir jernih.

Hal itu dikatakan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan seusai meresmikan Galeri Tata Ruang dan Pertanahan Propinsi Jatim di Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jatim.

"(Perluasan) pembangunan Bandara Juanda di Jatim ini kan juga melakukan reklamasi. Tak ada masalah. Bisa diselesaikan dengan duduk bersama," ujar Ferry kepada wartawan, Sabtu (9/4/2016).

Ferry menyebut jika persoalan reklamasi di Jakarta tidak mempunyai unsur politis. Tetapi karena dekat dengan Pilkada DKI, maka suasana dan atmosfernya menjadi panas.

"Tidak ada unsur (politik) nya, tapi atmosfernya sedang tidak kondusif. Kita harapkan agar persolan ini diholding dulu aja biar reklamasi jadi benar dan tidak ngefek ke mana-mana," lanjut Ferry.

Ferry menambahkan bahwa tanah reklamasi menurut undang-undang adalah milik pemerintah. Badan usaha atau perseorangan boleh melakukan reklamasi tujuan dan manfaatnya harus clear.

"Badan usaha atau perseorangan boleh memanfaatkan dengan izin pemerintah sebatas pada hak pakai atau HGB. Kalau tanah reklamasinya pasti milik pemerintah," tandas Ferry.

Category: POLITIKTags:

468x60

No Response

Leave a reply "Menteri Agraria Sebut Reklamasi Jakarta Jadi Tak Kondusif Karena Jelang Pilkada"