Line Tarik Stiker Menghina Kerajaan Thailand

0 165

207fcdcb-d971-40d4-be2c-ead91d08888f_169Bangkok - Kepolisian Thailand mengivestigasi stiker Line yang dilaporkan menyindir keluarga Kerajaan Thailand. Seperti diketahui, keluarga Kerajaan Thailand dilindungi oleh undang-undang yang memastikan mereka dihormati dan tidak menjadi bahan ejekan.

Tindakan hukum bagi mereka yang dianggap menghina keluarga Kerajaan, meningkat sejak militer mengambil alih kekuasaan pada 2014. Hukuman bagi mereka yang dinyatakan bersalah pun makin berat.

"Kami sedang menginvestigasi, dari mana stiker ini berasal dan siapa yang melakukannya," kata Kolonel Somporn Daengdee selaku Kepala Divisi Penegakan Kejahatan Teknologi Thailand.

Berdasarkan laporan, stiker Line tersebut menampilkan simbol-simbol kartun yang tampaknya mengarah pada berita atau rumor tentang keluarga Kerajaan Thailand.

Raja Bhumibol Adulyadej yang kini berusia 88 tahun, merupakan figur yang sangat dihormati di Thailand. Dia menjalani perawatan kesehatan di sebuah rumah sakit di Bangkok sejak Mei 2015. Berbagai berita mengenai kesehatannya turut berpengaruh pada situasi politik di Thailand.

Sementara itu, Line seperti dilansir Reuters, Senin (11/4/2016), menyampaikan permohonan maaf atas kemunculan stiker tersebut di layanannya. Line menyebutkan, stiker tersebut kini sudah tak tersedia lagi.

"Line menyadari stiker ini sensitif terhadap budaya setempat dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna kami di Thailand. Stiker tersebut sudah ditarik dari Line Sticker Shop," demikian pernyataan Line.

Ini bukan pertama kalinya Line harus menarik stiker yang berkaitan dengan norma dan budaya di negara bersangkutan. Sebelumnya, Line juga menarik peredaran stiker bermuatan Lesbian Gay Bisexual and Transgender yang diprotes di Indonesia.

Category: POLITIKTags:

468x60

No Response

Leave a reply "Line Tarik Stiker Menghina Kerajaan Thailand"