Kades Kekiling di laporkan Ke Polda Lampung atas Dugaan Pungli dan Pemerasan

Kades Kekiling di laporkan Ke Polda Lampung atas Dugaan Pungli dan Pemerasan

IMG-20170911-WA0043

AMRIL NURMAN, SE, SH. (Dokumen Istimewa) 

 

LAMPUNG - Genderang perang terhadap pungutan liar (PUNGLI) yang ditabuh presiden Jokowi mulai menyasar kasus-kasus pungli di daerah dengan nominal yang fariatif juga begitu besar. Laporan terbaru masuk Ke Polda Lampung, tanggal 08 September 2017 yang melaporkan oknum kepala desa Kekiling, desa yang berada di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Propinsi Lampung. Laporan atas dugaan (Pungli) tindak pidana Pemerasan pasal 368 KUHP dan undang -undang No.20 tahun 2001, pemberantasan tindak pidana korupsi, pasal 11 jo pasal 12 huruf "b".

 

Berdasarkan kuasa tertanggal 5 september 2017, pada tanggal 5 september datang warga desa atas pilihan dan menunjuk kantor LAW OFFICE AMRIL NURMAN, SE, SH DAN REKAN yang beralamat di jalan Way Pangubuan No.6 Pahoman Bandar Lampung.

 

Amril Nurman menegaskan "Untuk mendampingi selaku kuasa hukum atas dasar fakta hukum yg di sampaikan oleh klien Mojo Ginta, Basri Husin, Saleh, Yunita dan Zarkoni atau pelapor yang membuat LAPORAN kepada KAPOLDA Lampung pada tanggal 8 september 2017, atas dugaan tindak pidana Pemerasan pasal 368 KUHP dan undang -undang No.20 tahun 2001 (pemberantasan tindak pidana korupsi ) pasal 11 jo pasal 12 huruf b" Terang Amril Kepada Awak media. (Jumat,08/09/2017)

 

Perlu di ketahui, latar belakang dari Masyarakat yg mendapat ganti rugi pembangunan jalan Tol di bagian titik Desa kekiling, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan. pada tanggal 24 agustus 2017 yang bertempat di TPA Adalah lokasi pencairan uang ganti rugi yg di hadiri oleh warga masyarakat kekiling dan warga desa belambangan.

 

Ada sebanyak 5 person akan melaporkan KEPALA DESA KEKILING yang berinisial: iH, Dengan dasar laporan yg menjadi bukti permulaan adalah slip stroke transfer uang dari korban sebanyak Rp.5 Juta kepada Kades kekiling (tertanggal 29 agustus 2017.) Dan ada warga anggota masyarakat meberikan jumlah uang yang jumlahnya bervariasi.

 

Ironis nya atas keterangan yg di sampaikan klien bahwa ada kata -kata yg di cetuskan oleh kades IH kepada warga: WANI PIRO ??, kata kata ini di sampaikan sebelum terjadinya ganti rugi yang berkaitan dengan surat menyurat SKT (surat keterangan tanah)

 

Amril menambahkan, Surat laporan secara resmi sudah kami tujukan kepada KAPOLDA Lampung diterima pada tanggal 8 september 2017 oleh Setum kapolda, data tanda terima surat sudah kami pegang. Dan kita menunggu disposisi surat permohonan tersebut dari sikap Kapolda. Agar proses ini segera ditindak lanjuti sebagaimana hukum yang berlaku di Negara Kita. Pungkasnya kepada awak media. (Jumat,08/09/2017)

Category: DAERAH, HUKUM, OPINITags:

468x60

No Response

Leave a reply "Kades Kekiling di laporkan Ke Polda Lampung atas Dugaan Pungli dan Pemerasan"